Logo UPA PKK Universitas Tanjungpura Unit Penunjang AkademikPengembangan Karir dan Kewirausahaan
Info

Waspada Lowongan Kerja Palsu: 7 Ciri Penipuan yang Mengincar Fresh Graduate

Waspada Lowongan Kerja Palsu: 7 Ciri Penipuan yang Mengincar Fresh Graduate
Foto: Brett Wharton / Unsplash

Lowongan kerja palsu makin sering beredar di media sosial, aplikasi pesan, hingga email. Sasarannya sering kali lulusan baru yang sedang semangat mencari kerja. Kementerian Ketenagakerjaan (Kemnaker) menegaskan bahwa proses rekrutmen yang resmi tidak memungut biaya apa pun dari pelamar.

7 ciri lowongan kerja palsu

  • 1. Gaji tidak masuk akal. Bayaran sangat tinggi untuk posisi yang tidak jelas atau tanpa syarat pengalaman.
  • 2. Meminta uang. Ada biaya administrasi, pelatihan, seragam, tiket, atau "deposit" sebelum bekerja.
  • 3. Memakai email gratisan. Perekrut menghubungi dari alamat seperti Gmail atau Yahoo, bukan domain resmi perusahaan.
  • 4. Informasi perusahaan kabur. Alamat kantor, deskripsi pekerjaan, dan tanggung jawab tidak jelas atau tidak bisa diverifikasi.
  • 5. Proses serba instan. "Wawancara" hanya lewat chat dan langsung dinyatakan diterima tanpa tahapan seleksi.
  • 6. Mendesak dan terburu-buru. Pelaku mengirim SMS atau pesan lalu menelepon agar Anda segera membayar atau mengirim data.
  • 7. Mencatut nama perusahaan besar. Logo dan nama perusahaan ternama dipakai untuk meyakinkan korban.
Prinsip sederhananya: jika ada pungutan biaya dalam proses rekrutmen, hampir pasti itu penipuan.

Waspadai juga lowongan ke luar negeri

Untuk lowongan kerja luar negeri, waspadai tawaran dari akun media sosial pribadi yang tidak terdaftar sebagai perusahaan penempatan resmi (P3MI), syarat yang terlalu ringan, atau berangkat dengan visa kunjungan/wisata. Pastikan prosesnya melalui jalur resmi pemerintah.

Cara melindungi diri

  • Verifikasi lowongan di situs resmi atau akun media sosial resmi perusahaan, atau hubungi perusahaan langsung.
  • Jangan kirim data pribadi seperti KTP, KK, atau nomor rekening ke pihak yang belum jelas.
  • Jangan transfer uang dengan alasan apa pun selama proses seleksi.
  • Gunakan jalur resmi, seperti Karirhub Kemnaker, portal karir perusahaan, dan karir.untan.ac.id.
  • Laporkan ke kepolisian jika Anda sudah menjadi korban, karena ini termasuk tindak pidana penipuan.

Ragu dengan sebuah lowongan? Tanyakan ke Pusat Karier UPA PKK Untan sebelum melamar.

Sumber: Kemnaker, sebagaimana diberitakan Republika, Investor Trust, Kontan, dan ANTARA.

Bermanfaat? Bagikan ke teman alumniBantu informasi ini sampai ke lebih banyak orang.

Berita lainnya