Gelar sarjana tidak lagi otomatis menjamin pekerjaan. Data Badan Pusat Statistik (BPS) menunjukkan porsi lulusan perguruan tinggi di antara total pengangguran terus naik, sehingga persiapan karier sejak kuliah menjadi makin penting.
Apa kata data?
- Tingkat pengangguran terbuka (TPT) nasional pada Februari 2026 sebesar 4,68%, dengan jumlah pengangguran sekitar 7,24 juta orang.
- Lulusan Diploma IV, S1, S2, dan S3 menyumbang 14,27% dari total pengangguran pada Februari 2026, lalu naik tipis menjadi 14,31% pada Mei 2026.
- Angka itu setara dengan sekitar 1,03 juta lulusan perguruan tinggi yang belum bekerja.
Artinya, persaingan di antara sesama sarjana makin ketat. Yang membedakan bukan lagi ijazah, melainkan pengalaman, keterampilan, dan jejaring.
Kenapa sarjana sulit terserap?
- Ketidaksesuaian keterampilan. Kebutuhan industri berubah lebih cepat daripada kurikulum.
- Minim pengalaman kerja. Banyak lowongan meminta pengalaman, bahkan untuk posisi awal.
- Mencari terlalu sempit. Hanya melamar ke kota besar atau perusahaan tertentu.
- Belum memanfaatkan jalur resmi, seperti program magang pemerintah dan bursa kerja kampus.
Strategi agar cepat terserap kerja
- Mulai sebelum wisuda. Ikut magang, proyek dosen, organisasi, atau lomba untuk mengumpulkan pengalaman nyata.
- Tambah keterampilan yang dicari. Ikuti pelatihan gratis di Skillhub Kemnaker dan kursus daring bersertifikat.
- Manfaatkan program magang bergaji seperti MagangHub Kemnaker untuk fresh graduate.
- Perluas wilayah dan sektor. Jangan hanya mengincar kota besar atau satu jenis industri. Lowongan yang sesuai bisa datang dari daerah dan sektor yang belum Anda pertimbangkan.
- Pertimbangkan wirausaha. Program seperti P2MW dan pendampingan UPA PKK bisa menjadi jalan alternatif.
- Aktif di bursa kerja kampus. Pantau lowongan dan job fair di portal karir.untan.ac.id.
Peran UPA PKK Untan
UPA PKK Untan mendampingi alumni melalui konseling karier, review CV, informasi lowongan, dan kegiatan bersama mitra industri. Jangan menunggu lama setelah wisuda. Semakin cepat Anda bergerak, semakin besar peluangnya.
Sumber: BPS, Survei Angkatan Kerja Nasional (Sakernas) Februari & Mei 2026, sebagaimana diberitakan Katadata (5 Mei 2026) dan CNBC Indonesia (6 Agustus 2026).